<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2134593636302420169</id><updated>2011-11-04T07:03:24.286-07:00</updated><title type='text'>KARTU KREDIT CITIBANK YANG SONTOLOYO</title><subtitle type='html'>Berurusan dengan perusahaan kartu kredit semacam Citibank memang menyebalkan. Protes dan pertanyaan seringkali direspon dengan buruk. Halaman ini adalah untuk mengingatkan para pemegang kartu kredit Citibank agar berhati-hati....</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bungacitibank.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2134593636302420169/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bungacitibank.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Jojo Rahardjo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_N8KN1wJc17g/TAp9BWEFcJI/AAAAAAAAAVE/Tod4r03bzNc/S220/joj.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>5</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2134593636302420169.post-4482756573195504333</id><published>2008-05-13T20:08:00.000-07:00</published><updated>2010-12-16T18:32:12.989-08:00</updated><title type='text'>SATU SURAT LAGI DARI SONTOLOYO DI CITIBANK</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_N8KN1wJc17g/SCpZ6rS-plI/AAAAAAAAAK4/liYffHq6EVs/s1600-h/CIMG3113.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5200067584342271570" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left;" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_N8KN1wJc17g/SCpZ6rS-plI/AAAAAAAAAK4/liYffHq6EVs/s400/CIMG3113.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sebuah lembar tagihan bertanggal 04/13/08 (13 April 2008) menyebutkan saya memiliki total tagihan 14,000 dan pembayaran minimum 14,539 (lihat detail lembar tagihan itu di sini).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar amburadul Citibank ini. Seharusnya sontoloyo-sontoloyo di Citibank ini harus diberi ganjaran karena telah mengganggu saya. Padahal saya sudah memperingatkan mereka berkali-kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Xxxx Xxxxx.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2134593636302420169-4482756573195504333?l=bungacitibank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.mediakonsumen.com/Artikel2161.html' title='SATU SURAT LAGI DARI SONTOLOYO DI CITIBANK'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bungacitibank.blogspot.com/feeds/4482756573195504333/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2134593636302420169&amp;postID=4482756573195504333&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2134593636302420169/posts/default/4482756573195504333'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2134593636302420169/posts/default/4482756573195504333'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bungacitibank.blogspot.com/2008/05/satu-surat-lagi-dari-sontoloyo-di.html' title='SATU SURAT LAGI DARI SONTOLOYO DI CITIBANK'/><author><name>Jojo Rahardjo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_N8KN1wJc17g/TAp9BWEFcJI/AAAAAAAAAVE/Tod4r03bzNc/S220/joj.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_N8KN1wJc17g/SCpZ6rS-plI/AAAAAAAAAK4/liYffHq6EVs/s72-c/CIMG3113.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2134593636302420169.post-8639423696518038712</id><published>2008-05-13T20:05:00.000-07:00</published><updated>2010-12-16T18:32:56.555-08:00</updated><title type='text'>SAYA BUKAN PEMEGANG KK CITIBANK SEJAK AGUSTUS 2007</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.mediakonsumen.com/Artikel2161.html"&gt;http://www.mediakonsumen.com/Artikel2161.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca surat Lina Firman, Retention Management, tanggal 08 April 2008, saya sungguh kaget sekali. SAYA TERSINGGUNG DAN MERASA TIDAK NYAMAN DENGAN ISI SURAT LINA FIRMAN INI!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lina Firman menulis:  “Kami telah membatalkan keanggotaan kartu kredit Citibank/rekening ready credit anda pada tanggal 04/08/08”. Kemudian dilanjutkan dengan kalimat: “Anda akan tetap menerima tagihan bulanan selama masih ada kewajiban pembayaran yang harus anda penuhi”. Tentu saya kaget, karena permintaan berhenti sudah diajukan pada bulan Agustus 2007, sehingga pembatalan seharusnya pada bulan Agustus 2007, dengan surat tertulis atau tanpa surat tertulis. Jadi pembatalan bukan pada bulan April 2008, apalagi dilanjutkan dengan kalimat yang menunjukkan Citibank tidak yakin, bahwa saya tidak memiliki kewajiban apa pun. SAYA TEGASKAN: SAYA TIDAK MEMILIKI KEWAJIBAN APAPUN, KARENA SAYA BUKAN PEMEGANG KK CITIBANK SEJAK AGUSTUS 2007!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berharap tafsir saya terhadap isi surat Lina Firman keliru. Kalau memang maksud isi surat Lina Firman memang seperti yang saya tafsirkan, maka tentu saya akan beranggapan Lina Firman amat tolol karena secara gegabah tanpa melihat catatan-catatan yang ada di Citibank dan tanpa berkoordinasi dengan bagian-bagian lain di Citibank. Jika ada implikasi yang merugikan saya dari surat Lina Firman itu, saya tentu akan mengajukan tuntutan hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TOLONG KEPADA SEMUA STAFF CITIBANK, AGAR TIDAK KURANG AJAR LAGI TERHADAP SAYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Xxxxx Xxxxxx&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2134593636302420169-8639423696518038712?l=bungacitibank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.mediakonsumen.com/Artikel2161.html' title='SAYA BUKAN PEMEGANG KK CITIBANK SEJAK AGUSTUS 2007'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bungacitibank.blogspot.com/feeds/8639423696518038712/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2134593636302420169&amp;postID=8639423696518038712&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2134593636302420169/posts/default/8639423696518038712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2134593636302420169/posts/default/8639423696518038712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bungacitibank.blogspot.com/2008/05/saya-bukan-pemegang-kk-citibank-sejak.html' title='SAYA BUKAN PEMEGANG KK CITIBANK SEJAK AGUSTUS 2007'/><author><name>Jojo Rahardjo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_N8KN1wJc17g/TAp9BWEFcJI/AAAAAAAAAVE/Tod4r03bzNc/S220/joj.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2134593636302420169.post-877720342082687987</id><published>2008-05-13T20:00:00.000-07:00</published><updated>2010-12-16T18:33:32.069-08:00</updated><title type='text'>SAYA BUKAN PEMEGANG KK CITIBANK, MENGAPA SAYA DIANCAM?</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.mediakonsumen.com/Artikel2161.html"&gt;http://www.mediakonsumen.com/Artikel2161.html&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pemegang Kartu Kredit Citibank selama 14 tahun dan tidak pernah menunggak pembayaran. Pada tgl. 28 Agustus 2007 jam 09.00 wib saya berbicara dengan ke Sdri. Ferina (Citiphone Banking 24 jam) untuk menyampaikan bahwa saya berhenti menjadi pemegang KK Citibank dan menyatakan bahwa saya sudah tidak memiliki kewajiban pembayaran apa pun. Permintaan berhenti itu diterima Ferina kemudian menyampaikan jika masih ada tagihan iuran tahunan mohon diabaikan saja. Apa yang disampaikan oleh Ferina ini sebenarnya cukup aneh, karena seharusnya “permintaan berhenti” ini diteruskan ke bagian-bagian yang lain di Citibank agar ditindaklanjuti sehingga nama saya tidak lagi berada di daftar pemegang KK Citibank.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Februari 2008, datang tagihan iuran tahunan sebesar RP300.000. Sesuai pesan Ferina, saya mengabaikannya, meskipun saya ragu dengan kualitas dan sistem kerja Citibank jika mengingat penjelasan Ferina bulan Agustus 2007 lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maret 2008, datang lagi surat tagihan. Kali ini total tagihan sudah berjumlah RP478.000. Juga datang satu surat dari Citibank untuk meminta saya melakukan pembayaran. Tentu ini mulai kurang ajar! Meski demikian surat-surat itu saya abaikan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 April 2008, datang SURAT ANCAMAN dari Citibank yang meminta saya segera melakukan pembayaran dan mengancam akan melaporkan saya ke Bank Indonesia dan Asosiasi Penerbit Kartu Kredit bahwa saya tidak melakukan kewajiban pembayaran. Surat ini selain kurang ajar, tetapi juga sekaligus dibuat oleh sebuah perusahaan besar yang ternyata diurus oleh orang-orang tolol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 April 2008, dengan malas saya menghubungi Citiphone Banking 24 jam dan diterima oleh Reza. Saya minta konfirmasi, apakah di komputer Citibank dan di rekaman telpon Citibank saya sudah tidak tercatat lagi pemegang KK Citibank.  Reza membenarkan bahwa saya sudah meminta untuk tidak menjadi pemegang KK Citibank pada bulan Agustus 2007. Lalu Reza meminta saya untuk mengabaikan iuran tagihan yang ditujukan ke saya. Lagi-lagi terlihat bagaimana kualitas dan sistem kerja Citibank yang amburadul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 April 2008 pkl. 07.40, saya sedang berada di kantor dan sedang sibuk, tiba-tiba saya ditelpon oleh Citibank untuk segera melakukan pembayaran. Meski marah karena diganggu, jawaban saya saat itu singkat saja, agar Citibank berkoordinasi dengan bagian lain dan segera menutup telpon yang mengganggu dan kurang-ajar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 April 2008 pkl. 22.00 saya menghubungi Citiphone Banking 24 jam dan diterima oleh Cesta. Maksud saya hanya sederhana untuk meminta pernyataan tertulis dari Citibank bahwa SAYA BUKAN PEMEGANG KK CITIBANK dan segera di-fax ke kantor saya besok sebelum jam 17.00. Kemudian lagi-lagi Citibank menunjukkan kualitas dan sistem kerjanya yang amburadul, Cesta menyampaikan (lebih tepat melantur karena berputar-putar tidak keruan), bahwa permintaan saya tidak bisa dipenuhi dan akan ada investigasi mengenai penutupan KK. Tentu saja saja saya amat berang, karena saya tidak ingin diganggu lagi oleh Citibank. SAYA INI BUKAN PEMEGANG KARTU KREDIT CITIBANK, JADI JANGAN GANGGU SAYA, APALAGI MENGANCAM SAYA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12 April 2008 saya menerima surat bertanggal 08 April 2008 yang ditulis oleh Lina Firman, Retention Management, Citibank. Membaca isinya, saya sungguh kaget sekali. SAYA TERSINGGUNG DAN MERASA TIDAK NYAMAN DENGAN ISI SURAT LINA FIRMAN INI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lina Firman menulis:  “Kami telah membatalkan keanggotaan kartu kredit Citibank/rekening ready credit anda pada tanggal 04/08/08”. Kemudian dilanjutkan dengan kalimat: “Anda akan tetap menerima tagihan bulanan selama masih ada kewajiban pembayaran yang harus anda penuhi”. Tentu saya kaget, karena permintaan berhenti sudah diajukan pada bulan Agustus 2007, sehingga pembatalan seharusnya pada bulan Agustus 2007, dengan surat tertulis atau tanpa surat tertulis dari saya. Jadi pembatalan bukan pada bulan April 2008, apalagi dilanjutkan dengan kalimat yang menunjukkan Citibank tidak yakin atau bahkan seolah-olah saya masih memiliki kewajiban pembayaran. SAYA TEGASKAN: SAYA TIDAK MEMILIKI KEWAJIBAN APAPUN, KARENA SAYA BUKAN PEMEGANG KK CITIBANK SEJAK AGUSTUS 2007!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berharap tafsir saya terhadap isi surat Lina Firman keliru. Jika memang maksud isi surat Lina Firman seperti yang saya tafsirkan, maka tentu saya akan beranggapan Lina Firman amat tolol karena secara gegabah tanpa melihat catatan-catatan yang ada di Citibank dan tanpa berkoordinasi dengan bagian-bagian lain telah dengan kurang-ajar menulis surat seperti itu kepada saya. Jika ada implikasi yang merugikan saya dari surat Lina Firman itu, saya tentu akan mengajukan tuntutan hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang terbukti memang Citibank memiliki kualitas dan sistem kerja yang amburadul, tidak on-line, tidak integrated antar bagian, sehingga dengan gegabah dan berani sekali mengancam orang yang bukan pemegang KK Citibank. Karena itu, saya akan melaporkan soal gangguan ini ke Polisi dan menuntut Citibank atas pencemaran nama baik saya karena melaporkan saya ke Bank Indonesia dan asosiasi penerbit KK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski terlambat, setelah 14 tahun menjadi pemegang KK Citibank, ternyata saya mengambil keputusan tepat untuk berhenti pada Agustus 2007. Selama 14 tahun saya tidak pernah mendapatkan reward sebagai pemegang KK yang baik. Bagi Citibank, saya tidak ada bedanya dengan pemegang KK yang lain, yang baik atau yang buruk. Lagi pula, untuk apa memiliki KK? Peran KK sebagai pengganti uang tunai sudah tergantikan oleh kartu ATM yang tidak membebani saya dengan bunga KK yang amat tinggi setiap saya melakukan transaksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah membaca beberapa kasus yang mirip di berbagai media. Sehingga saya curiga, barangkali ini adalah sebuah modus dari penerbit KK, yaitu bagaimana tetap bisa mendapatkan uang dari mantan nasabahnya yang sudah berhenti dengan cara mengancam nasabahnya untuk dilaporkan ke BI dan asosiasi penerbit kartu kredit. Jadi berhati-hatilah anda pemegang KK yang ingin berhenti. Sebelum cara mengancam ini digunakan, Citibank telah menaikkan batas kredit saya. Barangkali ini iming-iming agar saya tetap menjadi nasabahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Xxxxxx Xxxxxxx&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2134593636302420169-877720342082687987?l=bungacitibank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.mediakonsumen.com/Artikel2161.html' title='SAYA BUKAN PEMEGANG KK CITIBANK, MENGAPA SAYA DIANCAM?'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bungacitibank.blogspot.com/feeds/877720342082687987/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2134593636302420169&amp;postID=877720342082687987&amp;isPopup=true' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2134593636302420169/posts/default/877720342082687987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2134593636302420169/posts/default/877720342082687987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bungacitibank.blogspot.com/2008/05/saya-bukan-pemegang-kk-citibank-mengapa.html' title='SAYA BUKAN PEMEGANG KK CITIBANK, MENGAPA SAYA DIANCAM?'/><author><name>Jojo Rahardjo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_N8KN1wJc17g/TAp9BWEFcJI/AAAAAAAAAVE/Tod4r03bzNc/S220/joj.jpg'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2134593636302420169.post-7199206904789317462</id><published>2007-02-23T20:36:00.000-08:00</published><updated>2007-02-25T12:20:44.934-08:00</updated><title type='text'>BAGAIMANA CITIBANK MENGHITUNG TAGIHAN SAYA?</title><content type='html'>Meskipun sudah lama menjadi pemegang kartu kredit Citibank, sejak 1993, dan selalu menjadi menjadi debitor yang baik, ternyata bunga yang dikenakan pada saya terlalu besar pertahunnya, yaitu 42% untuk transaksi dan 48% untuk penarikan tunai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, secara tertulis saya telah mencoba mengajukan 2 (dua) permohonan kepada Citibank, yaitu pertama adalah menurunkan bunga kartu kredit saya. Yang kedua adalah permohonan penjelasan mengenai bagaimana Citibank menghitung bunga kartu kredit saya. Surat itu saya ajukan melalui email pada tanggal 20 Januari 2007 kepada Customer Service Citibank di &lt;a href="mailto:indonesia.customer.service@citigroup.com"&gt;indonesia.customer.service@citigroup.com&lt;/a&gt; . Namun hingga sekarang permohonan penurunan bunga itu belum disetujui, dan saya juga tidak atau belum mendapatkan penjelasan yang benar atau memuaskan saya mengenai bagaimana Citibank menghitung bunga kartu kredit saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah ini adalah hasil penelusuran saya yang terus-menerus sejak akhir Januari 2007 terhadap satu Lembar Penagihan saya di bulan Oktober 2006. Semakin saya telusuri semakin jelas bahwa ada yang salah dengan Lembar Penagihan saya itu. Saya memang cuma menelusuri hanya Lembar Penagihan yang tersebut di atas, karena kemampuan waktu dan energi saya tentu terbatas hanya untuk satu Lembar Penagihan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya, kotak “BUNGA DAN BIAYA ADMINISTRASI” pada ringkasan tagihan saya  (di bagian bawah lembar penagihan) ADALAH KESALAHAN PERHITUNGAN. Di dalam kotak “bunga dan biaya administrasi” itu tertera angka rupiah RP209.106,- yang setelah ditanyakan melalui email mengenai bagaimana Citibank mendapatkan angka ini, Citibank menjawab: yaitu penambahan dari angka Rp188.106,- + Rp15.000,- + Rp6.000,- = Rp209.106,-.&lt;br /&gt;-         Angka Rp188.106,- adalah angka total bunga dari seluruh transaksi yang di lembar tagihan disebut dengan kata INTEREST (item ini tidak selalu ada di setiap lembar tagihan)&lt;br /&gt;-         Angka Rp15.000,- adalah biaya pembayaran kartu (3x Rp5.000,-)&lt;br /&gt;-         Angka Rp6.000,- adalah bea materai lunas Rp6.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membuat saya bertanya adalah: mengapa di dalam kotak “Bunga dan Biaya Administrasi”, Biaya Pembayaran Kartu (3x Rp5.000,-) dan Bea Materai Lunas Rp6.000,-  ditambahkan ke INTEREST (Rp188.106,- yaitu total bunga dari semua transaksi), sementara itu „CASH ADVANCE TRANSACTION CHARGE” (Rp60.000,-) tidak ditambahkan? Ini menunjukkan ada formula perhitungan di dalam tagihan saya yang tidak konsisten. Maka, jika konsisten, seharusnya „Bunga dan Biaya Administrasi” saya termasuk atau ditambah Rp60.000,- (Cash Advance Transaction Charge) sehingga menjadi Rp269.106,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan saya itu, dengan kalimat yang berbeda, sudah 5 kali saya ajukan melalui email terakhir dan tidak atau belum dijawab hingga hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena permohonan saya yang kedua itu tidak atau belum ada tanda-tanda untuk dipenuhi oleh Citibank, maka di bawah ini adalah hal-hal yang saya alami atau rasakan:&lt;br /&gt;1. Citibank tidak memiliki itikad baik dalam melayani konsumennya (UU Perlindungan Konsumen 8/1999, Pasal 7 a).&lt;br /&gt;2. Hak-hak saya sebagai konsumen diabaikan (UU Perlindungan Konsumen 8/1999, Pasal 4 a,c,d,g)&lt;br /&gt;3. Saya tidak yakin Citibank memiliki sistem yang akurat dalam menghitung tagihan saya (UU Perlindungan Konsumen 8/1999, Pasal 7 d).&lt;br /&gt;4. Saya harus kembali memeriksa tagihan saya sejak tahun 1993, sejak pertama kali saya menjadi pemegang kartu kredit Citibank.&lt;br /&gt;5. Pekerjaan memeriksa itu akan butuh waktu dan energi yang tidak sedikit, maka itu belum dan akan berat untuk saya lakukan.&lt;br /&gt;6. Saya tidak mendapatkan kenyamanan menjadi pemegang kartu kredit Citibank (UU Perlindungan Konsumen 8/1999, Pasal 4 a)&lt;br /&gt;7. Ini semua membuat saya merasa dirugikan menuntut ganti rugi kepada Citibank (UU Perlindungan Konsumen 8/1999, Pasal 19 ayat 1,2,4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;TERNYATA BUNGA DIKENAKAN SETIAP SAAT DAN PADA SEMUA KONDISI&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada lembar disclaimer (di balik Lembar Penagihan) disebutkan bahwa: “bunga akan dikenakan bila anda membayar kurang dari Total Tagihan....” Tentu pernyataan ini bagi saya juga berarti semua transaksi tidak dikenakan bunga bila membayar Total Tagihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan ini dilanjutkan dengan ”atau membayar setelah jatuh tempo” yang tentu juga berarti semua transaksi tidak dikenakan bunga bila membayar sebelum jatuh tempo. Tentu pernyataan ini membuat bingung saya, karena ternyata pada Lembar Penagihan semua transaksi dikenakan bunga, meskipun Pemegang KK membayar lunas dan sebelum jatuh tempo semua tagihan dari transaksinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menjadi lebih bingung lagi dengan pernyataan setelah itu, yaitu: “Bunga dihitung atas saldo harian dimulai dari tanggal transaksi. Transaksi yang belum jatuh tempo tidak termasuk dalam komponen perhitungan bunga….” Sekali lagi, itu disebabkan karena ternyata pada Lembar Penagihan semua transaksi dikenakan bunga, meskipun Pemegang KK membayar lunas dan sebelum jatuh tempo semua tagihan dari transaksinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melengkapi kebingungan saya, pernyataan pada disclaimer di atas ditambah lagi dengan Agreement Pasal 4: “Bunga akan timbul jika pembayaran dilakukan secara mencicil. Bunga yang dibebankan akan dihitung dari saldo harian yang terhutang dimulai dari tanggal terjadinya transaksi dan saldo sejak dimulainya transaksi baru hingga pembayaran dilakukan secara penuh….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa makna dari kata “mencicil” pada kalimat “pembayaran dilakukan secara mencicil,” jika pada disclaimer sudah disebut “membayar kurang dari Total Tagihan?” Pernyataan-pernyataan ini sama sekali tidak sesuai dengan fakta bahwa semua transaksi ternyata dikenakan bunga, meskipun Pemegang KK membayar lunas dan sebelum jatuh tempo semua tagihan dari transaksinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Citibank tidak menggunakan cara tertentu yang membuat saya mudah untuk mengerti tentang cara perhitungan bunga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;FORMULA PERHITUNGAN BUNGA&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, seharusnya Citibank menyediakan aturan tertulis lengkap yang ternyata tidak disediakannya, baik di disclaimer maupun agreement. Apa yang tidak disediakan oleh Citibank salah satunya adalah Formula Perhitungan Bunga agar saya bisa lebih mudah mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Citibank melalui email 21 Jan 2007 (untuk menjawab pertanyaan saya) menjelaskan Formula Perhitungan Bunganya yang tidak pernah disebut di disclaimer maupun agreement, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;Sehubungan dengan pertanyaan Ibu mengenai perhitungan bunga, bersama Ini kami sampaikan bahwa besarnya bunga adalah seperti tercantum pada Lembar penagihan dan dihitung perbulan atas saldo harian dimulai dari tanggal&lt;br /&gt;melakukan transaksi. Bunga akan ditagihkan pada lembar penagihan berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun Formula Perhitungan Bunga tersebut adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besarnya Transaksi     x     Lamanya Transaksi     x     3.5% atau 4%   x   12/365 &lt;br /&gt;(tanggal transaksi - tanggal statement )&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Formula Perhitungan Bunga di atas, tercantum komponen “Lamanya Transaksi” yang mengakibatkan semua transaksi menjadi dikenakan bunga, tanpa perduli atau bertolakbelakang dengan bunyi disclaimer yang saya sebutkan di atas, bahwa “bunga akan dikenakan bila anda membayar kurang dari Total Tagihan atau membayar setelah jatuh tempo....”  Bahkan pembayaran (penyetoran ke Citibank) yang saya lakukan juga dikenakan bunga yang menurut saya ini tidak boleh dilakukan Citibank.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak tahu, apakah ini bisa disebutkan sebagai “permainan” atau apa? Karena Formula Perhitungan Bunga ini hanya terungkap karena saya menanyakannya. Citibank melalui email itu memang harus memberikan jawaban kepada saya, karena Citibank memiliki kewajiban untuk memberikan informasi yang benar kepada konsumennya sesuai dengan UU Perlindungan Konsumen 8/1999, Pasal 4c, yaitu: “hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Citibank nampaknya tidak ingin menyampaikan informasi mengenai Formula Perhitungan Bunga, kecuali jika ditanya oleh konsumennya. Situasi ini membuat konsumen menyangka bahwa konsumen bisa bebas bunga, karena hanya mendapatkan atau membaca informasi pada disclaimer bahwa “bunga akan dikenakan bila anda membayar kurang dari Total Tagihan atau membayar setelah jatuh tempo. Bunga dihitung atas saldo harian dimulai dari tanggal transaksi. Transaksi yang belum jatuh tempo tidak termasuk dalam komponen perhitungan bunga.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsumen pun tetap sulit untuk mengerti meski membaca Agreement Pasal 4, karena didahului dengan kata-kata yang maknanya tidak ada definisinya (mencicil): “Bunga akan timbul jika pembayaran dilakukan secara mencicil.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, pernyataan pada disclaimer dan agreement tersebut memang cuma untuk ”hiasan” saja, atau tidak membuat Pemegang KK bisa dibebaskan dari bunga meskipun Pemegang KK membayar lunas dan sebelum jatuh tempo semua tagihan dari transaksinya, karena ternyata di Lembar Penagihan, semua transaksi dikenakan bunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan menurut saya ada komponen yang seharusnya tidak dikenakan bunga, tetapi dikenakan bunga oleh Citibank, seperti tersebut di bawah ini. :&lt;br /&gt;1. Pembayaran&lt;br /&gt;2. Biaya Pembayaran melalui ATM BCA sebedar Rp5.000&lt;br /&gt;3. Biaya meterai&lt;br /&gt;Pembayaran adalah bukan Transaksi atau bukan Penarikan Tunai, maka saya bertanya : “Di mana tertulis bahwa Pembayaran adalah termasuk Transaksi atau Penarikan Tunai sehingga bisa dikenakan bunga? Jika Pembayaran adalah bukan Transaksi atau bukan Penarikan Tunai, maka pembayaran tidak bisa dikenakan bunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;BUNGA YANG BERBUNGA, SEBUAH “PERMAINAN” CITIBANK&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh di bawah ini adalah dari Lembar Penagihan saya pada bulan Oktober 2006. Pengambilan Tunai sebesar Rp1.500.000 dikenakan charge (dibebankan atau ditagih oleh Citibank) sebesar 4% yaitu Rp60.000. Dua komponen ini (Pengambilan Tunai dan Charge) dikenakan bunga masing-masing adalah Rp30.000 dan Rp980, sehingga gara-gara mengambil tunai sebesar Rp1.500.000, maka saya dikenakan beban sebesar Rp60.000 + Rp30.000 + Rp980 = Rp90.980. Angka Rp90.980 itu berarti beban saya adalah 6% dari Rp1.500.000 (Pengambilan Tunai itu). Itu pun karena saya melakukan Pengambilan Tunai pada tanggal 1 Oktober, sehingga periode berhutang saya adalah 15 hari ke tanggal penagihan, yaitu tanggal 15 Oktober. Jika periode berhutang saya 30 hari maka beban saya adalah 8%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelusuran perhitungan tagihan saya itu bisa menjadi jelas hanya karena saya tahu mengenai Formula Perhitungan Bunga. Beban lebih di atas 4% itu tidak akan nampak di Lembar Penagihan dan Formula Perhitungan Bunga tidak disediakan pada disclaimer dan agreement. Padahal pada disclaimer disebutkan bahwa biaya Pengambilan Tunai adalah 4% dari jumlah yang diambil, sehingga seolah-olah cuma 4% saja yang dibebankan kepada saya, padahal lebih dari 4% bahkan bisa hingga 8%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Pembayaran yang saya lakukan yang seharusnya bukan transaksi atau bukan berhutang, juga dikenakan bunga. Demikian juga dengan Biaya Pembayarannya yang melalui ATM BCA sebesar Rp5.000. Sehingga ketika saya membayar sebesar Rp2.000.000 pada tanggal 18 September 2006, maka saya dikenakan beban Rp5.000 ditambah bunga dua komponen tersebut (Pembayaran dan Biaya Pembayaran), yaitu Rp65.333 dan Rp163. Total dari dua bunga ini adalah Rp65.497 atau 3% dari Pembayaran saya yang Rp2.000.000 itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembebanan bunga terhadap Pembayaran ini amat menguntungkan Citibank, karena selain mendapatkan bunga dari Transaksi dan Pengambilan Tunai, ternyata Citibank juga bisa mendapatkan bunga dari setiap Pembayaran. Meski ini sudah dilakukan sejak lama dan menjadi soal yang “wajar”, namun saya merasa tertipu karena tidak ada pemberitahuan secara tertulis bahwa Pembayaran juga dikenakan bunga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2134593636302420169-7199206904789317462?l=bungacitibank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bungacitibank.blogspot.com/feeds/7199206904789317462/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2134593636302420169&amp;postID=7199206904789317462&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2134593636302420169/posts/default/7199206904789317462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2134593636302420169/posts/default/7199206904789317462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bungacitibank.blogspot.com/2007/02/aspek-hukum-yang-menyangkut-kartu.html' title='BAGAIMANA CITIBANK MENGHITUNG TAGIHAN SAYA?'/><author><name>Jojo Rahardjo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_N8KN1wJc17g/TAp9BWEFcJI/AAAAAAAAAVE/Tod4r03bzNc/S220/joj.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2134593636302420169.post-2360248507685583134</id><published>2007-02-12T09:08:00.000-08:00</published><updated>2007-02-27T16:17:04.136-08:00</updated><title type='text'>EMAIL SAYA DAN EMAIL CITIBANK</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_N8KN1wJc17g/RdGsy1FtXtI/AAAAAAAAAAM/k4TihVscmbc/s1600-h/fax.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;ATTACHMENT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;EMAIL YANG PERNAH SAYA KIRIMKAN DAN RESPON DARI CITIBANK&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;(Nama belakang asli saya diganti dengan XXXX)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Date: Sat, 20 Jan 2007 00:26:13 +0800 (SGT)&lt;br /&gt;From: "Citibank Indonesia" &lt;indonesia.customer.service@citigroup.com&gt;&lt;br /&gt;To: lisaXXXX@yahoo.com&lt;br /&gt;Subject: Re: contact us (KMM216429I32473L0KM)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Lisa yang terhormat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih telah menghubungi kami melalui e-mail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama ini kami sampaikan bahwa kami akan meneruskan e-mail Ibu ke&lt;br /&gt;bagian yang berwenang untuk ditindaklanjuti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hormat kami,&lt;br /&gt;Citibank Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Date: Sat, 20 Jan 2007 19:14:27 -0800 (PST)&lt;br /&gt;From: "Lisa XXXX" &lt;lisaxxxx@yahoo.com&gt;&lt;br /&gt;Subject: Re: contact us (KMM216429I32473L0KM)&lt;br /&gt;To: "Citibank Indonesia" &lt;indonesia.customer.service@citigroup.com&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya ada 2 pesan yang saya kirimkan, namun hanya satu yang direspon Citibank. Pesan yang sudah saya kirim itu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya punya beberapa pertanyaan mengenai tagihan Kartu Kredit saya bernomor 4541XXXXXXXXXXXX atas nama Lisa XXXX.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, di tagihan Citibank bulan Oktober 2006 ada di kolom besarnya bunga, menurut saya terlalu besar, karena bunganya cuma 3.5% untuk transaksi dan 4% untuk penarikan tunai (memang ada penarikan tunai sebelumnya). Besar rupiah untuk bunga yang tercantum di tagihan itu adalah RP209,106. Bagaimana Citibank menghitung bunga di kolom itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan lain adalah mengapa bunga Citibank besar sekali hingga 42% dan 48% per tahun? Bagi saya nama Citibank tidak penting, karena ada banyak KK lain yang menawarkan bunga rendah, annual fee rendah, proses aplikasi mudah dan cepat serta kapan saja untuk menutup dan membuat KK kembali. Yang penting adalah saya tidak ingin bertahun-tahun dihisap oleh perusahaan KK. Oleh karena itu saya minta Citibank untuk menurunkan bunga tersebut mengingat saya adalah pelanggan yang baik Citibank sejak tahun 1993. Saya minta turun hingga paling besar 13% saja per tahun. Atau saya segera apply KK lain dan menutup KK saya di Citibank.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian untuk persiapan, jika terus dikecewakan oleh Citibank, saya minta Citibank untuk membuat surat keterangan dari Citibank sebagai reward yang menggambarkan bahwa saya adalah pemegang Kartu Kredit Citibank yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Date: Sun, 21 Jan 2007 15:29:08 +0800 (SGT)&lt;br /&gt;From: "Citibank Indonesia" &lt;edmprdin@citigroup.com&gt;&lt;br /&gt;To: "Lisa XXXX" &lt;lisaxxxx@yahoo.com&gt;&lt;br /&gt;Subject: Re: contact us (KMM216625I32473L0KM)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Lisa XXXX yang terhormat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih telah menghubungi kami melalui e-mail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehubungan dengan pertanyaan Ibu mengenai perhitungan bunga, bersama&lt;br /&gt;Ini kami sampaikan bahwa besarnya bunga adalah seperti tercantum pada&lt;br /&gt;Lembar penagihan dan dihitung perbulan atas saldo harian dimulai dari tanggal&lt;br /&gt;melakukan transaksi. Bunga akan ditagihkan pada lembar penagihan&lt;br /&gt;berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun Formula Perhitungan Bunga tersebut adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besarnya Transaksi x Lamanya Transaksi x 3.5% atau 4% x 12/365&lt;br /&gt;(tanggal transaksi - tanggal statement )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menyesal kami belum dapat memenuhi permohonan Ibu untuk&lt;br /&gt;menurunkan tingkat suku bunga kartu kredit Citibank karena hal ini&lt;br /&gt;merupakan keputusan management kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian penjelasan kami dan apabila masih ada hal lain yang ingin Ibu&lt;br /&gt;tanyakan atau sampaikan, mohon hubungi Layanan Citiphone Banking 24 jam&lt;br /&gt;di nomor 69999 melalui telepon seluler atau 021-2529999. Citiphone&lt;br /&gt;Officer kami dengan senang hati akan membantu Ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hormat kami,&lt;br /&gt;Citibank Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Date: Mon, 22 Jan 2007 20:20:27 -0800 (PST)&lt;br /&gt;From: "Lisa XXXX" &lt;lisaxxxx@yahoo.com&gt;&lt;br /&gt;Subject: Re: contact us (KMM216625I32473L0KM)&lt;br /&gt;To: "Citibank Indonesia" &lt;edmprdin@citigroup.com&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai cara perhitungan bunga yang sudah anda sampaikan, mengapa anda tidak sekaligus menyebut angka “besarnya transaksi” karena itu adalah salah satu item yang membuat saya tidak mengerti cara perhitungan bunga Citibank?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak ingin menggunakan nomor telpon 2529999 yang menurut saya membuat saya tidak nyaman itu untuk membicarakan keluhan saya. Sehingga, silahkan beritahu manajemen anda untuk mengubah keputusan suku bunga kartu kredit Citibank saya, karena saya akan membawa keluhan saya menjadi wacana di media massa . Saya akan bertanya di media massa : “Apakah Citibank memang telah membuat keputusan yang tepat dengan suku bunga kartu kredit saya yang telah menjadi pelanggan yang baik sejak 1993?” Dan tentu saja saya juga akan mempertanyakan bagaimana Citibank menghitung bunga saya yang belum anda jawab dengan tuntas di email sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lisa XXXX.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Date: Thu, 25 Jan 2007 11:50:13 +0800 (SGT)&lt;br /&gt;From: "Citibank Indonesia" &lt;indonesia.customer.service@citigroup.com&gt;&lt;br /&gt;To: lisaXXXX@yahoo.com, lisaXXXX@yahoo.com&lt;br /&gt;Subject: Re: contact us (KMM218336I32473L0KM)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Lisa XXXX yang terhormat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih telah menghubungi kami melalui e-mail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehubungan dengan pertanyaan Ibu mengenai perhitungan bunga, berikut&lt;br /&gt;adalah penjelasan kami untuk melengkapi penjelasan sebelumnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pada informasi ringkasan tagihan (lembar tagihan bulan Oktober 2006)&lt;br /&gt;terlihat pada kolom bunga dan biaya administrasi adalah sebesar Rp&lt;br /&gt;209.106,- yang diperoleh dari penjumlahan :&lt;br /&gt;bunga tagihan bulan Oktober 2006 + biaya pembayaran kartu (3x Rp&lt;br /&gt;5.000,-) + bea materai lunas&lt;br /&gt;= Rp 188.106,- + Rp 15.000,- + Rp 6.000,- = Rp 209.106,-.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Dengan menyesal kami belum dapat memenuhi permohonan Ibu untuk&lt;br /&gt;menurunkan tingkat suku bunga kartu kredit Citibank karena hal ini&lt;br /&gt;merupakan keputusan management kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Untuk mendapatkan penjelasan lebih rinci mengenai perhitungan bunga&lt;br /&gt;sebesar Rp 188.106,- yang dibebankan pada lembar tagihan bulan Oktober&lt;br /&gt;2006 kami telah mengirimkan perhitungan tersebut melalui fax ke nomor&lt;br /&gt;021-43920093. (berdasarkan informasi Ibu per telepon hari ini).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah penjelasan kami. Apabila masih ada hal-hal yang ingin&lt;br /&gt;ditanyakan, kami mohon agar Ibu dapat pula menghubungi Layanan 24Jam&lt;br /&gt;Citiphone Banking kami di nomor 021-2529999 atau 69999 (melalui&lt;br /&gt;ponsel, tanpa kode area dan berlaku nasional).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas perhatian dan kerja samanya, sekali lagi kami ucapkan terima&lt;br /&gt;kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hormat kami,&lt;br /&gt;Citibank Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Date: Tue, 30 Jan 2007 06:03:27 -0800 (PST)&lt;br /&gt;From: "Lisa XXXX" &lt;lisaxxxx@yahoo.com&gt;&lt;br /&gt;Subject: Re: contact us (KMM218336I32473L0KM)&lt;br /&gt;To: "Citibank Indonesia" &lt;indonesia.customer.service@citigroup.com&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada jawaban anda no.1, anda menulis RP 188.106,- + Rp 15.000,- + Rp 6.000,- = Rp 209.106,-.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RP 15.000 DAN RP 6.000 itu apa ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah itu sudah dihitung seperti di dalam tabel yang anda kirimkan melalui fax (mengapa melalui fax? mengapa tidak melalui email ini?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi mengapa angka RP 15.000 dan RP 6.000 itu ditambahkan ke RP 188.106 yang seharusnya menurut saya itu sudah menjadi total bunga dan administrasi saya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Date: Thu, 1 Feb 2007 08:19:42 -0800 (PST)&lt;br /&gt;From: "Lisa XXXX" &lt;lisaxxxx@yahoo.com&gt;&lt;br /&gt;Subject: Fwd: Re: contact us (KMM218336I32473L0KM)&lt;br /&gt;To: indonesia.customer.service@citigroup.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kasih kesempatan satu kali lagi untuk menjawab pertanyaan saya yang sudah saya kirimkan sebelumnya pada tgl 30 Januari di bawah ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada jawaban anda no.1, anda menulis RP 188.106,- + Rp 15.000,- + Rp 6.000,- = Rp 209.106,-.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RP 15.000 DAN RP 6.000 itu apa ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah itu sudah dihitung seperti di dalam tabel yang anda kirimkan melalui fax (mengapa melalui fax? mengapa tidak melalui email ini?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi mengapa angka RP 15.000 dan RP 6.000 itu ditambahkan ke RP 188.106 yang seharusnya menurut saya itu sudah menjadi total bunga dan administrasi saya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Date: Fri, 2 Feb 2007 14:52:12 +0800 (SGT)&lt;br /&gt;From: "Citibank Indonesia" &lt;indonesia.customer.service@citigroup.com&gt;&lt;br /&gt;To: "Lisa XXXX" &lt;lisaxxxx@yahoo.com&gt;, "Lisa XXXX" &lt;lisaxxxx@yahoo.com&gt;&lt;br /&gt;Subject: Re: Fwd: Re: contact us (KMM223329I32473L0KM)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Lisa XXXX yang terhormat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih telah menghubungi kami melalui e-mail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seuai dengan pertanyaan Ibu, kami sampaikan kembali sebagai beikut :&lt;br /&gt;1. Setiap pembayaran lewat ATM BCA akan dikenakan biaya layanan sebesar&lt;br /&gt;Rp 5.000,- . Biaya tersebut terlihat pada lembar tagihan bulan Oktober&lt;br /&gt;2006 pada tanggal 18 September, 22 September dan 9 okrtober 2006&lt;br /&gt;sehingga diperoleh nilai Rp 15.000,- (3 x Rp 5.000,-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bea meterai luanas sebesar Rp 6.000,- akan dikenakan untuk setiap&lt;br /&gt;pembayaran kartu kredit dengan jumlah di atas Rp 1.000.000,-.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian penjelasan kami. Apabila masih ada hal-hal yang ingin&lt;br /&gt;ditanyakan, kami mohon agar Ibu dapat menghubungi pula Layanan 24Jam&lt;br /&gt;Citiphone Banking kami di nomor 021-2529999 atau 69999 (melalui&lt;br /&gt;ponsel, tanpa kode area dan berlaku nasional).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas perhatian dan kerja samanya, sekali lagi kami ucapkan terima&lt;br /&gt;kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hormat kami,&lt;br /&gt;Citibank Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Date: Fri, 9 Feb 2007 18:03:37 -0800 (PST)&lt;br /&gt;From: "Lisa XXXX" &lt;lisaxxxx@yahoo.com&gt;&lt;br /&gt;Subject: Re: Fwd: Re: contact us (KMM223329I32473L0KM)&lt;br /&gt;To: "Citibank Indonesia" &lt;indonesia.customer.service@citigroup.com&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya biaya layanan 5.000 X 3 dan biaya meterai 6.000 itu sudah dikenakan di dalam rincian transaksi sebagaimana sudah saya sampaikan di dalam e-mail saya sebelumnya. Mengapa dikenakan dua kali dalam satu penagihan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Date: Thu, 15 Feb 2007 19:12:31 -0800 (PST)&lt;br /&gt;From: "Lisa XXXX" &lt;lisaxxxx@yahoo.com&gt;&lt;br /&gt;Subject: CARA MENGHITUNG BUNGA KARTU KREDIT CITIBANK SAYA&lt;br /&gt;To: bb_sumantri@yahoo.com&lt;br /&gt;CC: indonesia.customer.service@citigroup.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Yth.&lt;br /&gt;Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan hormat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai konsumen, saya berhak tahu mengenai cara menghitung bunga kartu kredit Citibank saya. Sejak 20 Januari lalu, saya membicarakan soal itu melalui email dengan Citibank. Setelah beberapa soal menjadi jelas, namun demikian saya masih punya pertanyaan terakhir yang tidak kunjung dijawab sejak 9 Februari lalu oleh Citibank. Pertanyaan itu adalah: “mengapa saya dikenakan biaya pembayaran kartu dan meterai (3x Rp 5.000,- dan Rp 6.000) 2 (DUA) KALI DALAM SATU PENAGIHAN” ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Citibank nampaknya menghindar untuk menjawab pertanyaan saya itu, maka saya telah menulis di www.mediakonsumen.com dan membuat halaman di Internet untuk menampilkan email antara saya dan Citibank di http://bungacitibank.blogspot.com .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan ini penting untuk dijawab oleh Citibank, mengingat saya adalah pemegang kartu kredit Citibank sejak 1993. Pertanyaan ini juga penting jika ini terjadi pada ribuan pemegang kartu kredit Citibank lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon saya dibantu untuk mendapat penjelasan tentang bagaimana cara saya mendapat jawaban dari Citibank. Untuk lebih jelas saya telah meminta suami saya Jojo Rahardjo di nomor Flexi 02170XXXX dan di jojXXXX@hotmail.com , seorang penulis dan terutama kontributor www.mediakonsumen.com untuk berhubungan dengan Bapak atau Ibu di BPSK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lisa XXXX.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Date: Fri, 16 Feb 2007 10:16:00 -0800 (PST)&lt;br /&gt;From: "Lisa XXXX" &lt;lisaxxxx@yahoo.com&gt;&lt;br /&gt;Subject: Re: Fwd: Re: contact us (KMM223329I32473L0KM)&lt;br /&gt;To: "Citibank Indonesia" &lt;indonesia.customer.service@citigroup.com&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore ini, 16 Februari, saya dihubungi melalui telpon oleh Bapak Hari dari Citibank customer service. Pak Hari mencoba menjelaskan pertanyaan saya yang sudah berkali-kali saya tanyakan melalui email. Semua penjelasan Pak Hari adalah pengulangan dari email-email Citibank yang pernah dikirimkan kepada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya adalah tidak ada yang salah dengan formula perhitungan bunga setiap transaksi pada tagihan saya. Melalui telpon itu Pak Hari berjanji akan mem-fax penjelasan formula perhitungan bunga yang menurut saya tidak perlu di-fax, karena sudah dikirimkan melalui fax kepada saya sebelumnya dan sudah saya mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sebagaimana yang saya tanyakan dalam 4 email terakhir saya adalah “mengapa saya dikenakan biaya pembayaran kartu dan meterai (3x Rp 5.000,- dan Rp 6.000) 2 (DUA) KALI DALAM SATU PENAGIHAN” ??? Silahkan lihat email-email yang saya kirimkan dan Citibank kirimkan ke saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kira, pertanyaan saya cukup mudah dimengerti, kecuali jika pertanyaan itu dibaca tanpa mengikuti konteksnya. Jika pertanyaan saya terlalu sulit dimengerti oleh Citibank, mungkin pertanyaan di bawah ini yang sudah saya permudah bisa dimengerti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa biaya pembayaran kartu (3 X Rp5.000) dan meterai (Rp6.000) yang sudah dikenakan kepada saya pada rincian transaksi, juga ditagih lagi di kolom “Bunga dan Biaya Administrasi dengan menambahkannya ke angka 188.106 sehingga menjadi 209.106” ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang pertanyaan saya bertambah satu, yaitu: “mengapa email saya tanggal 9 Februari yang memuat pertanyaan saya itu tidak dijawab melalui email hingga sekarang” ? Citibank justru menyerahkannya ke Pak Hari untuk menelpon saya sore ini.... Tentu, saya berhak untuk mendapatkan layanan tertulis melalui email bukan layanan telpon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, saya masih menunggu respon cepat Citibank atas pertanyaan saya itu melalui email, bukan melalui telpon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lisa XXXX&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2134593636302420169-2360248507685583134?l=bungacitibank.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bungacitibank.blogspot.com/feeds/2360248507685583134/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2134593636302420169&amp;postID=2360248507685583134&amp;isPopup=true' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2134593636302420169/posts/default/2360248507685583134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2134593636302420169/posts/default/2360248507685583134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bungacitibank.blogspot.com/2007/02/cara-menghitung-bunga-kartu-kredit.html' title='EMAIL SAYA DAN EMAIL CITIBANK'/><author><name>Jojo Rahardjo</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_N8KN1wJc17g/TAp9BWEFcJI/AAAAAAAAAVE/Tod4r03bzNc/S220/joj.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry></feed>
